Aplikasi Open Source Untuk Manajemen Koleksi Perpustakaan

Aplikasi Open Source Untuk Manajemen Koleksi Perpustakaan

7 Aplikasi Open Source Untuk Mempermudah Manajemen Koleksi Perpustakaan- Penggiat Open Source sudah banyak melirik untuk pengembangan sebuah sistem untuk manajemen perpustakaan/koleksi digital. Banyak aplikasi manajemen sebuah perpustakaan yang bisa kita peroleh dengan free, seperti Koha, Evergreen dan sistem pengelolaan repository seperti Omeka dan E-prints.

Sistem yang saya sebutkan tadi berasal dari luar negeri, dan tentunya untuk dokumentasi menggunakan bahasa inggris. Saat ini pembangan sistem open source untuk perpustakaan di Indonesia berkembang dengan cukup baik, dibuktikan dengan adanya beberapa pilihan sistem yang bisa digunakan oleh Pustakawan untuk mengelola perpustakaanya dan bisa ikut berkontribusi mengembangan sistem tersebut. Beberapa aplikasi tersebut adalah, SLiMS (Senayan Library Management Sistem), Inlislite (Otomasi Perpustakaan dari Perpustakaan Nasional, ETD (Electronic Theses and Disertations), dan ARTERI (Arsip Terintegrasi Elektronik).

Memanfaatkan sistem tersebut tentu akan memudahkan pekerjaan dari pustakawan, selain meningkatkan  keterampilan dari pustakawan yang bersangkutan juga akan berdampak penyebaran dan kualitas informasi yang diolah.



SLiMS akronim dari Senayan Library Manajemen Sistem aplikasi yang paling banyak digunakan saat ini. Penggunaannya yang mudah, dukungan dari komunitas serta banyak hasil pengembangan aplikasi slims yang bisa didapatkan dengan mudah. Tak hayal karena memang Developer dari SLiMS ini adalah tamatan dari Universitas Indonesia jurusan perpustakaan dan para pemerhati perpustakaan. Pengembangan SLiMS pun dibuat sangat bisa digunakan dari perpustakaan skala kecil hingga besar. Dan bagi jurusan ilmu Perpustakaan pengenalan dan pengembangan SLiMS sudah menjadi mata kuliah wajib. 

Banyak dokumentasi dari penggunaan slims yang bisa Anda cari di internet atau pun di blog ini. Untuk proses instal, dan tahap-tahap setelah menginstal slims bisa Anda lihat di video saya berikut ini.





2. Inlislite

Inlislite merupakan aplikasi manajemen perpustakaan yang dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional. 

Untuk pengembangannya sendiri sudah tersedia di website Perpustakaan Nasional. Aplikasi Inlislite sudah sangat lengkap dan mudah untuk mempelajarinya melalui dokumentasi Inlislite. Perpustakaan yang menggunakan Inlislite sebagai sistem informasi perpustakaanya biasanya Perpustakaan Umum Daerah atau Perpustakaan yang berada di bawah nanungan Perpustakaan Nasional.


3. ETD/ SETIADI

ETD merupakan aplikasi pengelola skripsi dan thesis elektronik. Biasanya perguruan tinggi ada koleksi softcopy dari skripsi atau thesis dari mahasiswa. Jadi untuk pengelolaanya koleksi tersebut bisa dengan membuat repository menggunakan ETD ini. Software lain yang bisa digunakan yaitu E-Prints.

Namun untuk ETD penggunaanya sangat mudah, dan Kamu hanya perlu menambahkan beberapa fitur seperti pendaftaran online dan upload mandiri.



Beberapa perguruan tinggi yang menggunakan ETD yaitu :


EPrints merupakan salah satu aplikasi open source untuk mengelola karya ilmiah dalam repository perguruan tinggi. EPrints menggunakan bahasa pemgoraman Perl dan dikembangkan oleh Universitas Southampton.


Contoh beberapa repository yang menggunakan eprints yaitu:

Dspace merupakan aplikasi opensource dengan lisensi BSD (Berkeley Software Distribution) yang dikembangkan dengan tujuan untuk digunakan dalam mengelola content digital atau digital repository.

Beberapa perguruan tinggi yang menggunakan DSpace sebagai repositorynya yaitu:

6. Open Journal System

Open Journal Systems (OJS) adalah aplikasi perangkat lunak sumber terbuka untuk mengelola dan menerbitkan jurnal ilmiah secara daring dengan yang dikembangkan oleh Public Knowledge Project (PKP) dan dirilis di bawah Lisensi Publik Umum GNU.

Singkatnya, jika di perpustakaan Kamu ada jurnal yang akan dikelola sebaiknya menggunakan sistem OJS. Open Journal System bisa Kamu instal menggunakan XAMPP.


Hampir semua perguruan tinggi atau jurnal menggunakan OJS sebagai sistem pengelolaan jurnalnya diantaranya :


Bicara tentang perpustakaan bukan hanya sekedar buku. Perpustakaan merupakan sebuah unit kerja yang pasti menghasilkan arsip. Pengelolaan arsip di perpustakaan Kamu bisa menggunakan aplikasi ARTERI.


Demikianlah beberapa aplikasi Daftar Aplikasi Open Source Untuk Mempermudah Manajemen Perpustakaan. Sebenarnya banyak aplikasi open source yang bisa Kamu gunakan sebagai alternatif software di atas namun aplikasi di atas pada umumnya sudah banyak dipakai di Indonesia. Jika Kamu mempunyai pendapat lain, silahakan tinggalkan komentar ya.
Load comments